Langsung ke konten utama

Nonton tv, Nonton "Kabinet Kerja"

Pengumuman kabinet presiden RI 2014-2019 dilangsungkan kemarin sore (26/10)sekitar jam 5.15 seinget gue, dan telat, karena janjinya jam 4 sore. Ampun dah, gue nongkrongin tv demi ginian. Ganti-ganti channel tv sampai segala iklan pake ditonton sama gue buat ngisi waktu.

Tadinya gue biasa aj ga gtu antusias tapi mengingat ad peristiwa sewa "panggung" di tanjung priok yang ga jadi itu. Yang wartawan udah pada ngumpul. Yang sewa panggungnya nyampe 700juta katanya, taunya ga jadi dan presidennya malah bilang siapa juga yang mau ngumumin dan Kalian (wartawan) yang besar2in berita. Taro dah wartawan blow up berita. Seblow up blow up nya wartawan, wartawan ga bakal nyewa panggung. Itu panggung pake duit siapa. Sebenernya yang pengen pencitraan itu siapa. Dari hal itu gue jadi kepengen liat, kali ini jadi apa ngga. :D

Baru ini liat acaranya presiden blow up beritanya terlalu besar taunya ga jadi. Presiden juga seakan ntar ntaran bikin orang nungguin. Serius, rasanya kaya nonton drama atau sinetron terus tiba2 di "to be continued" .. Nanggung.

Nah, ada lagi yang beda. Disuruh pake kemeja putih semua menterinya, terus di gulung lengan kemejanya. Simbol putih itu macam bersih dari korupsi lah dan gulung lengan baju simbol dari kerja keras bukan karena kemejanya kegedean.

Menterinya dipanggil satu2 buat maju ke depan di sisi kanan kiri presiden dan wakil presiden. Karena waktunya kejar-kejaran sama waktu magrib, jadi manggilnya buru-buru. Ya maju ke depannya ada yg lari-lari kecil.

Siapa aja menteri yang kemarin diperkenalkan sang presiden?
Berikut nama-nama menteri dalam "kabinet kerja" pak presiden dan wakilnya.

1. Menteri Sekretaris Negara: Prof. Dr. Pratikno (Rektor UGM)
2. Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago (Ahli kebijakan publik dan anggaran)
3. Menteri Kemaritiman: Indroyono Soesilo (Praktisi)
4. Menko Politik Hukum dan Keamanan: Tedjo Edy Purdjianto (Mantan KSAL)
5. Menko Perekonomian: Sofyan Djalil (ahli ekonomi)
6. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani (PDIP)
7. Menteri Perhubungan: Ignatius Jonan (Dirut PT KAI)
8. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti (Wirausahawati)
9. Menteri Pariwisata: Arief Yahya (Profesional)
10. Menteri ESDM: Sudirman Said
11. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo (PDI Perjuangan)
12. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi (Dubes RI di Belanda)
13. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu (mantan KSAD)
14. Menteri Hukum dan Ham: Yasonna H.Laoly (PDI Perjuangan)
15. Menkominfo: Rudi Antara (profesional)
16. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi (Nasdem)
17. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro (ekonom)
18. Menteri BUMN Rini M.Soemarno (mantan Ketua Tim Transisi/mantan menteri perindustrian)
19. Menteri Koperasi dan UMKM: Puspayoga
20. Menteri Perindustrian: Saleh Husin (Hanura)
21. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel (profesional)
22. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman (praktisi)
23. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri (politisi)
24. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono (birokrat)
25. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya (Nasdem)
26. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Musyidan Baldan (Nasdem)
27. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifudin (PPP)
28. Menterni Kesehatan: Nila F Moeloek (profesional)
29. Menteri Sosial: Khofifah Indra Parawansa (tokoh Muslimah NU)
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan anak: Yohanan Yambise
31. Menteri Budaya Dikdasmen: Anies Baswedan (mantan Tim Transisi)
32. Menristek dan Dikti: M.Nasir (Rektor Undip)
33. Menpora: Imam Nahrawi (politisi)
34. Menteri PDT dan Transmigrasi: Marwan Jafar (PKB).

Udah komplit diperkenalkan menterinya, 27 okt 2014 waktunya dilantik terus kerja deh. Seusai acara, wartawan dipersilahkan nanya-nanya ke masing-masing menteri yang sudah ditunjuk tadi.

Adzan magrib pun berkumandang...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Icip Tornado ice cream dan gangjong di lotteria

Ini dia penampakan tornado ice cream dan gangjong ala korea di lotteria depok. Margocity mall. Totalnya 43rb. Yang jelas si ice creamnya 11rb. Waktu ke sini gue sendirian. Kaya anak ilang. Kalau minta barengan, au jadinya kapan. Gue penasaran sama rasanya. Rasanya enak juga. Gangjong itu ayam fried chicken sama ubi goreng di siram saus pedas manis, ada juga rasa asam manis. Ditaburi wijen deh. Buat ganjel perut pas banget. Klo es krimnya biasa-biasa aj. Klo di lihat es krim vanila diaduk bareng bubuk grean tea. Bukan grean tea pure. Jadi masih ad bintik2 ijonya dan masih dominan putih. Termasuk terjangkau. Sekian. Annyeong^^ posted from Bloggeroid

Messy~

Niatnya emang ga lari. Ke car free day mepet2 walhasil abang2nya ud pada gulungin barang. Mau beli sesuatu. Sampai ke sana niat banget lu nis. Ya gue mah yang pasti2 aj ke tempat jualan yang menjual barang yang gue perlu saat itu. Waktu berangkat juga rada males. Kenapa? Puanass~ Ya ngumpulin niat, aga siang dh berangkat. Ya lumayan sial. Ya kan salah lu nis. Ya iya sih. Next time pagian nis. Ya Insya Allah. Tadi punya niat lain sih. Niat jalan jauh buat bakar kalori. Ini dia detik2 5 menit lagi di buka lagi jalur kendaraannya. Alias car free day nya untuk hari itu udahan. Jam 11 itu normal lagi dengan segala polusinya. Bundaran HI, dengan pantung selamat datangnya. Kosong, ga ada kendaraan kan. Muka gue, ntar dikira ngambil di gugel lagi. Gue beneran disana. Abis itu ke kota tua.. Bakar kalori lagi. Masa langsung pulang, mampir dululah. Dadakan. Museum fatahillah.. Ngambilnya rada jauh sih, yang penting ngambil gambar ajalah, lagian moto orang yang ga krnal uj...

Cara Menggunakan Vending Machine Commuter Line

Kabar gembira !!! Sekarang2 ini. Klo beli tiket commuter line udah canggihan loh, ga harus beli di mba/mas kasir tiket loh. Sekarang bisa pakai vending machine! Vending machine apaan sih? Mesin penjual otomatis. Self service lah intinya. Yang dibawa apa aja? Pertama, bawa duit (hehe~ ud pada tau yak) .. Duit kertas yang fisiknya masih ok ya. Koin juga bisa sih tapi cuma koin Rp1000 atau Rp 500 aja. Kedua, bawa kartu multi trip/KMT (kartu yang warnanya item, bagi yang ud punya) ~atau~ bawa kartu single trip (kartu putih atau THB namanya) dr perjalanan sebelumnya. ~atau~ ga bawa kartu apa2 juga ga apa2, kan bisa dibeli THB di vending machine itu. Klo yang multi trip masih ke loket kasir untuk membeli kartu perdananya. Klo ga salah ya. Aslinya ga ribet kok pakai vending machine ini. Ya paling awal2 agak kegok takut salah pencet. Kan belum apal posisi yang mau ditouch di layar monitornya. Berdasarkan pengalaman, yang multi trip item, itungannya nge-top up alias ngisi sal...