Langsung ke konten utama

Korea-ASEAN cinema weekend. Gratis! ; lanjut sinopsis Yen's life film

Wahawww... Ada festival film lagi broo~~
Sukaaa~
Karena?
1. Semua filmnya gratis nonton. Tinggal datang ke loket karcis. Bilang aja ke petugasnya judul filmnya yang mau kita tonton.
2. Semua filmnya belum pernah gue tonton. (gue bisanya nonton 1 doang dari sekian banyak listnya)
3. Baru pertama kali ikut event ini sebagai penonton. Ini film isianya film korea dan film negara-negara asean.
4. Tempatnya elit di mall pasific place. Kapan lagi kan ke tempat cakep dengan alasan gratisan.

-----

Film yang gue tonton yen's life. Ini film vietnam.
Cerita tentang perjodohan (dijodohin dari umur 10 tahun). Yang menerima suaminya begitu saja, hanya berdasarkan cocok zodiaknya.

Suami kerja di bagian apa ya. Seperti mengkoordinir "pasokan" beras yang masuk dan yang keluar untuk di jual.
Sampai suatu ketika dia difitnah temannya sendiri, hingga jatuh miskin dan menjual seluruh hartanya, kecuali rumah dan buku-buku ayahnya.

Tapi yen tetap setia, apapun kondisi ekonomi suaminya. Keluarga ini punya 3 anak. 2 perempuan 1 laki. Mereka tetap bertahan apapun yang terjadi. Hingga akhirnya suaminya goyah. Dia ingin hidup baru dengan merantau sendirian dan janji akan pulang menemui keluarganya nanti.

Ehhh~~ dirantauannya .. Kepincut temen ceweknya semasa kerja dulu. Malah nikah sama dia. Ni cewek agresif banget deketin suami yen, padahal tau udah berkeluarga. Ya bak gayung bersambut. Si suami yen galau disamperin sama ni cewek. Ya jadi punya bini muda akhirnya.

Yen dan anak-anaknya tetep aja setia sama suami/ayah. Sampai akhirnya gosip menyebar kalo suami yen punya istri baru. Kaget banget si yen, hal ini juga diketahui oleh anak pertama mereka secara ga sengaja. Sejak saat itu yen gampang marah, gampang mukul anaknya. Unyungnya anak pertama mereka suka nenangin ibunya.

Ibunya menerawang, kenapa suaminya bisa ga setia begitu. Dia berpikir istri muda itu pintar bisa baca tulis sedangkan dia tidak. Yen yang buta huruf pelan-pelan belajar baca tulis dibantu anak pertama mereka. Meski susah banget di terus coba. Akhirnya bisa juga.

Yen memutuskan mencari suaminya dirantauannya walaupun meninggalkan anak-anak. Berangkat untuk mengabarkan kondisi mereka saat ini. Sekaligus membuktikan gosip suaminya punya istri baru. Setelah tanya sana sini, ketemulah.

Dann~~ bener! Ada bini muda.
Kecewa banget. Tapi ga bisa marah. Karena dia merasa dia lemah, ga bisa bantu banyak ekonomi keluarga. Semua-semua suaminya yang mikir. Dia bisanya ngurus rumah tangga dan bertani biasa. Mungkin suaminya beralih ke wanita lain karena wanita itu lebih baik.

Yen bertemu, mengabari, dan memberikan buku-buku kesukaan suaminya. Suaminya kaget dia bisa baca. Yen meminta dia pulang dan menemui anak-anak yang kangen banget sama ayahnya. Tapi suami menolak saat itu. Yen pun pamit.

Dibukalah buku-buku yang Yen bawa. Disitu ada secarik kertas yang tulisannya "keluarga tanpa suami/ayah seperti rumah tanpa atap".. Awww sweat banget. Si suami langsung sadar, dan berpikir kembali ke keluarganya yang lama. Si bini muda ngambek. Pas suami yen tidur, bini muda bakar buku-buku yang dibawa yen kemarin. Suami yang terbangun karena bau asap langsung ke tkp. Suami marah besar sampai mau tampar bini muda. Disitu suami mengutarakan akan balik lagi ke keluarganya yang lama. Dan menyesali keputusannya telah meninggalkan mereka sebelumnya.

Suami Yen kembali dan membuat memori baru nan menyenangkan bersama-sama lagi.

Yeay!! Biar ni suami gampang goyah. Tapi akhir yang happy ending sangat melegakan.

Sekian^^


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Icip Tornado ice cream dan gangjong di lotteria

Ini dia penampakan tornado ice cream dan gangjong ala korea di lotteria depok. Margocity mall. Totalnya 43rb. Yang jelas si ice creamnya 11rb. Waktu ke sini gue sendirian. Kaya anak ilang. Kalau minta barengan, au jadinya kapan. Gue penasaran sama rasanya. Rasanya enak juga. Gangjong itu ayam fried chicken sama ubi goreng di siram saus pedas manis, ada juga rasa asam manis. Ditaburi wijen deh. Buat ganjel perut pas banget. Klo es krimnya biasa-biasa aj. Klo di lihat es krim vanila diaduk bareng bubuk grean tea. Bukan grean tea pure. Jadi masih ad bintik2 ijonya dan masih dominan putih. Termasuk terjangkau. Sekian. Annyeong^^ posted from Bloggeroid

Messy~

Niatnya emang ga lari. Ke car free day mepet2 walhasil abang2nya ud pada gulungin barang. Mau beli sesuatu. Sampai ke sana niat banget lu nis. Ya gue mah yang pasti2 aj ke tempat jualan yang menjual barang yang gue perlu saat itu. Waktu berangkat juga rada males. Kenapa? Puanass~ Ya ngumpulin niat, aga siang dh berangkat. Ya lumayan sial. Ya kan salah lu nis. Ya iya sih. Next time pagian nis. Ya Insya Allah. Tadi punya niat lain sih. Niat jalan jauh buat bakar kalori. Ini dia detik2 5 menit lagi di buka lagi jalur kendaraannya. Alias car free day nya untuk hari itu udahan. Jam 11 itu normal lagi dengan segala polusinya. Bundaran HI, dengan pantung selamat datangnya. Kosong, ga ada kendaraan kan. Muka gue, ntar dikira ngambil di gugel lagi. Gue beneran disana. Abis itu ke kota tua.. Bakar kalori lagi. Masa langsung pulang, mampir dululah. Dadakan. Museum fatahillah.. Ngambilnya rada jauh sih, yang penting ngambil gambar ajalah, lagian moto orang yang ga krnal uj...

Cara Menggunakan Vending Machine Commuter Line

Kabar gembira !!! Sekarang2 ini. Klo beli tiket commuter line udah canggihan loh, ga harus beli di mba/mas kasir tiket loh. Sekarang bisa pakai vending machine! Vending machine apaan sih? Mesin penjual otomatis. Self service lah intinya. Yang dibawa apa aja? Pertama, bawa duit (hehe~ ud pada tau yak) .. Duit kertas yang fisiknya masih ok ya. Koin juga bisa sih tapi cuma koin Rp1000 atau Rp 500 aja. Kedua, bawa kartu multi trip/KMT (kartu yang warnanya item, bagi yang ud punya) ~atau~ bawa kartu single trip (kartu putih atau THB namanya) dr perjalanan sebelumnya. ~atau~ ga bawa kartu apa2 juga ga apa2, kan bisa dibeli THB di vending machine itu. Klo yang multi trip masih ke loket kasir untuk membeli kartu perdananya. Klo ga salah ya. Aslinya ga ribet kok pakai vending machine ini. Ya paling awal2 agak kegok takut salah pencet. Kan belum apal posisi yang mau ditouch di layar monitornya. Berdasarkan pengalaman, yang multi trip item, itungannya nge-top up alias ngisi sal...